Amanat Pembina Upacara SMK Negeri 1 Gunung Meriah
Pembina Upacara: Bapak Maris Syahputra, S.Pd
Hari/Tanggal: Senin, 7 September 2026
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Yang terhormat Bapak/Ibu Kepala Sekolah, Bapak/Ibu Guru, Staf Tata Usaha, serta seluruh siswa-siswi SMK Negeri 1 Gunung Meriah yang saya cintai dan saya banggakan.
Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan kita nikmat iman, islam, dan kesehatan, sehingga kita semua dapat berkumpul di lapangan ini dalam rangka pelaksanaan Upacara Bendera hari Senin dengan keadaan sehat walafiat. Tak lupa shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, yang telah mengangkat kita dari zaman kebodohan menuju zaman yang penuh ilmu pengetahuan seperti saat ini.
Hadirin sekalian yang saya muliakan,
Pada kesempatan yang berharga ini, izinkan saya menyampaikan amanat yang berfokus pada satu hal yang sama-sama dimiliki oleh setiap manusia tanpa terkecuali, yaitu waktu.
Allah SWT telah memberikan kita waktu yang sama rata. Orang yang kaya diberikan waktu 24 jam dalam sehari, demikian pula orang yang kurang mampu juga diberikan waktu yang sama, yaitu 24 jam. Lalu, mengapa ada orang yang dapat maju, berkembang, dan meraih kesuksesan, sementara yang lain tertinggal dan merugi? Jawabannya terletak pada cara kita menggunakan waktu tersebut.
Allah SWT telah berfirman dalam Surat Al-'Ashr:
"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian."
Ayat ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa siapa pun yang tidak menghargai waktu, yang membiarkan waktu berlalu tanpa manfaat, maka ia termasuk orang yang merugi. Penyesalan selalu datang terlambat — ketika kesempatan hilang, ketika waktu telah berlalu, barulah banyak orang menyadari betapa berharganya waktu yang telah disia-siakan. Oleh karena itu, jangan biarkan penyesalan datang di kemudian hari. Gunakanlah waktu selagi kita masih diberi kesempatan dan kesanggupan.
Berdasarkan hal tersebut, pada kesempatan ini saya menyampaikan tiga pesan utama untuk seluruh siswa-siswi SMK Negeri 1 Gunung Meriah:
1. Miliki Kedisiplinan
Disiplin adalah kunci keberhasilan. Tanpa kedisiplinan, waktu yang kita miliki akan terbuang sia-sia. Datang tepat waktu, mematuhi aturan sekolah, mengerjakan tugas sesuai jadwal, dan menepati janji adalah bentuk-bentuk disiplin yang harus kita biasakan mulai hari ini. Orang yang disiplin adalah orang yang mampu menguasai waktunya, bukan dikuasai oleh waktu.
2. Jangan Pernah Menunda Pekerjaan
Kebiasaan menunda-nunda adalah awal dari kerugian. Jangan berkata "nanti", "besok", atau "ada waktunya". Karena "nanti" sering kali berarti terlupakan, dan "besok" belum tentu milik kita. Kerjakanlah segala sesuatu secepat mungkin selagi ada kesempatan, selagi ada semangat, dan selagi waktu masih berpihak kepada kita. Jangan menumpuk pekerjaan hingga menjadi beban yang berat di kemudian hari.
3. Manfaatkan Waktu dengan Hal-Hal yang Produktif
Isilah waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat. Perbanyak belajar, membaca buku, mengasah keterampilan, beribadah, dan berbuat kebaikan kepada sesama. Jangan habiskan waktu untuk hal-hal yang tidak ada gunanya, hal yang hanya membuang tenaga dan waktu tanpa memberi manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Setiap detik yang berlalu tidak akan kembali, maka pastikan setiap detik yang kita lewati memberi manfaat.
Hadirin yang saya banggakan,
Waktu ibarat pedang — jika tidak kamu gunakan untuk bekerja, maka ia akan melukaimu dengan penyesalan. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang pandai menjaga waktu, berdisiplin, tidak menunda pekerjaan, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk hal yang baik dan bermanfaat. Sehingga kelak kita tidak termasuk orang-orang yang merugi, melainkan orang-orang yang beruntung dan sukses di dunia maupun di akhirat.
Demikian amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat dan dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Kurang lebihnya mohon maaf, yang benar datangnya dari Allah SWT, dan yang kekeliruan datangnya dari kelemahan saya pribadi.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Bagikan:

