SMKN 1 GUNUNG MERIAH

SMKN 1 GUNUNG MERIAH

Sekolah Unggulan

Beranda
Tentang SMK Visi Misi Download Logo
Berita
SPMB
Ujian
Kelola Website
Beranda
Profil
Tentang SMK Visi Misi Download Logo
Berita
SPMB
Ujian
Kelola Website
SMKN 1 GUNUNG MERIAH

SMKN 1 GUNUNG MERIAH

Sekolah Unggulan

Kontak Kami

  • RIMO- SINGKIL KM.5, Aceh Singkil
  • info@sekolah.sch.id

Media Sosial

© 2026 SMKN 1 GUNUNG MERIAH. Hak Cipta Dilindungi.

    Upacara Bendera 28 September 2026, Oleh Muhammad Syahril Pulungan

    Berita Umum28 September 202631 kali dilihat
    Upacara Bendera 28 September 2026, Oleh Muhammad Syahril Pulungan

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    ​Selamat pagi.

    ​Alhamdulillahirabbil 'alamin, wasshalatu wasshalamu 'ala asyrafil ambiya-i wal mursalin, wa 'ala alihi wa shahbihi ajma'in. Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammad, wa 'ala ali sayyidina Muhammad.

    ​Pertama-tama dan paling utama, marilah kita panjatkan puji serta syukur kita ke hadirat Allah SWT, yang mana pada hari ini kita diberikan kesehatan dan kesempatan sehingga kita dapat melaksanakan upacara bendera sebagaimana yang kita laksanakan setiap hari Senin.

    ​

    Dan tak lupa juga selawat beriring salam kita haturkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, yang mana syafaatnya kita harapkan di yaumulakhir. Amin, amin ya Rabbal 'alamin.

    ​Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah,

    Yang saya hormati Bapak Wakil beserta Ketua Jurusan,

    Yang saya hormati Bapak/Ibu Guru SMK Negeri 1 Gunung Meriah,

    Yang saya hormati Bapak/Ibu Staf Tata Usaha,

    Dan tak lupa yang saya sayangi anak-anak didik kami sekalian. 

    ​

    Baiklah, pada hari ini saya diberikan kesempatan untuk menyampaikan amanat. Sebelum saya sampaikan isi amanat yang akan saya sampaikan, alangkah baiknya saya sedikit memberikan ucapan terima kasih kepada petugas upacara pada pagi hari ini yang mana telah melaksanakan upacara bendera dengan sebaik-baiknya. Walaupun masih ada kekurangan, tapi kalau kita lihat, ya kekurangan itu masih bisa dimaafkan. 

    ​

    Jadi, ketika kita ditunjuk untuk menjadi petugas upacara, bukan berarti hanya pengetahuan yang diharapkan di situ, tetapi mental, ya. Mental yang kuat juga diharapkan untuk dapat dimiliki oleh siswa-siswa kami sekalian. Karena kalau hanya pengetahuan tanpa mental, semuanya itu tidak ada apa-apanya. 

    ​Jadi kalau kita lihat kawan kita pada hari ini yang sudah melaksanakan upacara bendera, mereka adalah orang-orang yang sudah siap dan sudah memiliki mental. Kalau saya tanya siswa-siswa yang ada di sini, banyak yang memiliki cita-cita menjadi angkatan. Banyak yang ingin menjadi polisi, banyak yang ingin menjadi tentara, tetapi ketika ditunjuk menjadi petugas upacara, kita tidak mampu. 

    ​

    Jadi untuk ke depannya, harapan saya kepada siswa-siswa yang telah ditugaskan untuk menjadi petugas upacara agar dapat mempersiapkan diri dan juga dapat memperbaiki kesalahan-kesalahan dari petugas-petugas upacara sebelumnya. Itu harapan kami sebagai guru di sini. 

    ​

    Kemudian, untuk isi amanat pada hari ini, saya mengutip suatu kalimat. Ada dua kalimat yang ingin saya sampaikan:

    1.      ​"Kalau masa mudamu kamu gunakan untuk bersenang-senang, maka terimalah masa tuamu,  kamu akan bekerja keras." 

     

    2.      ​"Jikalau masa mudamu kamu gunakan dengan bekerja keras, maka masa tuamu kamu akan bersenang-senang." 

     

     

    ​Jadi hidup ini adalah pilihan. Tinggal kita pilih, mau yang kita pilih yang pertama, atau yang kita pilih yang kedua? 

    ​Masa muda itu adalah masa kita berproses, sedangkan masa tua itu kita tinggal menikmati hasil.

     

    Ada suatu kalimat yang menyatakan: "Proses tidak pernah mengkhianati Hasil." 

    ​

    Jadi hidup ini pilihan. Kamu mau pilih yang pertama atau kedua, terserah kamu. Kamu mau bermalas-malasan ketika masa mudamu, terimalah nanti di masa tuamu. Atau kamu di masa mudamu ingin bekerja keras, maka kamu akan tinggal menikmati hasil di masa tuamu. 

    ​

    Silakan pada masa mudamu ketika kamu sekolah bermain HP, mungkin sampai larut malam. Sehingga apa? Ketika belajar kamu hanya tidur. Ingat, pada malam hari pada saat itulah tubuh ini ingin beristirahat, tapi kamu gunakan bukan untuk beristirahat. Apa dampaknya? Ketika pagi hari yang seharusnya kamu beraktivitas, di situlah kamu beristirahat. 

    ​Jadi ini adalah problem yang ada di sekolah ini. Banyak siswa ketika proses belajar-mengajar malah tidur. Kenapa? Karena memang badannya meminta untuk tidur karena sudah mengantuk. Tidak ada lagi waktu istirahatnya. Waktu istirahat dipakai untuk beraktivitas, sehingga ketika saatnya beraktivitas, malah beristirahat. 

    ​

    Di mana pun guru itu menerangkan, sebagus apa pun guru itu menerangkan, ketika tubuh ini membutuhkan istirahat, ya pasti akan tertidur/beristirahat. Kalaupun dipaksakan untuk mengikuti proses belajar-mengajar, materi tidak akan masuk. Itulah problem yang ada pada hari ini. 

    ​Jadi harapan saya, jikalau kamu ingin memilih kalimat yang kedua, pilihlah. Tapi kalau tidak, maka kalimat pertama yang akan menyertai hidup anak-anak kami sekalian. 

    ​Mungkin itu yang bisa saya sampaikan pada pagi yang cerah ini. Sedikit yang saya sampaikan ini akan berdampak besar jika sama-sama kita pahami dan kita laksanakan. 

    ​

    Demikian, Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    ​Selamat pagi.

    Bagikan:

    Kembali ke Berita
    Berita SebelumnyaPembina Upacara Bapak Ramli Manik dari Majelis Pendidikan Daerah

    Berita Terkait

    Pembina Upacara Bapak Ramli Manik dari Majelis Pendidikan Daerah
    Berita Umum
    21 Sep 2026

    Pembina Upacara Bapak Ramli Manik dari Majelis Pendidikan Daerah

    Upacara Bendera, Oleh Miss Siti Sundari, S.Pd,. 14 September 2026
    Berita Umum
    14 Sep 2026

    Upacara Bendera, Oleh Miss Siti Sundari, S.Pd,. 14 September 2026

    SENAM, SPEAK ENGLISH SETIAP SABTU PAGI
    Berita Umum
    12 Sep 2026

    SENAM, SPEAK ENGLISH SETIAP SABTU PAGI

    Membaca Surah Yasin Setiap Jumat Pagi
    Berita Umum
    11 Sep 2026

    Membaca Surah Yasin Setiap Jumat Pagi